Pihak KMI yang terwakili oleh Michael Chandra Tanadi selaku Deputy Head Sales and Promotion menyampaikan bahwa terdapat perbedaan pada sebagian besar komponen penyusun Z125 Pro yang dijual di Amerika dan di Indonesia. Maka kasus recall tidak berlaku atas unit produknya.
Selebihnya ia menambahkan bahwa setiap negara memiliki regulasi tersendiri dalam batasan atau standar penggunaan komponen penyusun unik produksi. Perlu diketahui bahwa meskipun unit Z125 Pro yang dijual KMI di Tanah Air masih mengimpor dari Thailand, jelas keduanya memiliki perbedaan seperti yang telah Chandra ungkapkan sebelumnya
Kasus recall Z125 Pro yang terjadi di Amerika ini merupakan hasil laporan pengecekan oleh pihak berwenang yakni National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atas laporan gagalnya fungsi suspensi belakang akibat kebocoran seal olinya.
Atas temuan ini pihak Kawasaki Amerika menarik 1.282 unit Z125 Pro yang tercatat hasil produksi sebelum 9 Juli 2016. Proses recall ini sudah berlangsung sejak 26 Juli yang lalu dengan penggantian komponen yang bermasalah secara gratis.
Otosia.com -
No comments:
Post a Comment